Tanda Awal Kehamilan


Tanda-tanda kehamilan merupakan saat yang paling dinantikan oleh seorang perempuan yang menginginkan dirinya memiliki seorang buah hati dambaan keluaga (family hoping). Dengan terjadinya kehamilan menandakan bahwa pasangan suami isteri memiliki tingkat kesuburan yang baik dan hal ini juga menandakan bahwa mereka tidak memiliki masalah kesehatan yang berarti. Dengan datangnya tanda-tanda kehamilan, hadirnya seorang buah hati dalam keluarga mereka tinggalah menunggu waktu. Keluarga terasa semakin lengkap dengan kehadiran buah hati yang dinanti.

10 Tanda Awal Kehamilan

Bagi mereka yang sedang menantikan momongan, tentu rasa penasaran akan berhasil tidaknya pembuahan hanya bisa dijawab dengan dua garis atau tanda positif di alat cek kehamilan. Namun sebelum Anda melakukan pengetesan, ada beberapa gejala awal kehamilan yang mungkin dirasakan. Simak tanda-tanda berikut, barangkali Anda mengalaminya.

Awal Kehamilan Bisa Ditandai Oleh Ilmu Kedokteran

Masyarakat awam biasa menghitung usia kehamilan dengan bilangan bulan. Namun ada juga di antara mereka yang sudah mulai menghitungnya dengan bilangan minggu.Pertanyaannya, manakah yang lebih dibenarkan oleh kalangan medis?

 “Ilmu kedokteran menetapkan agar kaum wanita menghitung usia kehamilannya dengan bilangan minggu. Karena dengan menggunakan bilangan minggu, pengawasan akan lebih mudah dilakukan, khususnya pada kasus yang mempunyai risiko dapat dilakukan lebih teliti,” kata Dr. Laila Nuranna dari Bagian Obstetri dan Ginekologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) dalam sebuah seminar baru-baru ini. Ia juga menjelaskan, lamanya kehamilan pada seorang wanita normal sebaiknya dihitung dari mulai ovulasi sampai persalinan yang cukup bulan, kira-kira 280 hari atau 40 minggu. Lalu apakah tanda dan gejala kehamilan itu dapat dirasakan oleh setiap calon ibu? Nuranna menegaskan : “Bisa dirasakan.”

Ada 12 tanda yang bisa dirasakan.Kedua belas tanda yang bisa dirasakan itu adalah : Pertama, terlambat mendapatkan haid. Bagi wanita, mengetahui dan mengingat hari pertama haid terakhir, khususnya untuk mengetahui tuanya usia kehamilan, di samping untuk memperkirakan tanggal persalinan, amatlah penting.

Kedua

, mual dan muntah-muntah. Gejala mual dan muntah-muntah ini sering terjadi pada pagi hari. Oleh karena itu gejala tersebut populer disebut ‘morning sickness’. Bila keluhan seperti ini berlebihan dirasakan sehingga menyebabkan tidak bisa minum dan makan, maka diperlukan perawatan seorang dokter ahli.

Ketiga, pingsan. Sering terjadi bila wanita hamil berada di suatu tempat yang ramai atau berhawa panas.

Keempat, mengidam yang artinya menginginkan sesuatu berupa makanan atau minuman tertentu yang harus dipenuhi oleh suami sendiri dan tidak bisa dilakukan orang lain. Keluhan seperti ini sering terjadi pada awal kehamilan.

Kelima, payudara membesar. Pembesaran payudara ini biasanya akibat pengaruh hormon estrogen dan progesteron.

Keenam, tidak nafsu makan. Umumnya keadaan ini terjadi pada awal kehamilan. Pada masa-masa berikutnya nafsu makan timbul lagi, bahkan cenderung berlebihan. Namun dianjurkan keadaan ini harus cepat-cepat diatasi dan dicegah terjadinya.

Ketujuh, sering buang air kecil (kencing). Tanda ini terjadi pada awal dan akhir kehamilan.

Kedelapan, obstipasi (sukar buang air besar). Keadaan ini terjadi akibat menurunnya tonus otot di bawah pengaruh hormon progesteron.

Kesembilan, pigmentasi kulit, yaitu timbulnya kulit yang berwarna lebih gelap di pipi, hidung, aerola mamae dan kulit daerah perut.

Kesepuluh varises, yaitu pelebaran pembuluh darah vena terutama pada akhir kehamilan atau dapat merupakan gejala sisa dari kehamilan terdahulu. Pelebaran pembuluh darah vena dapat terjadi di daerah genetalia eksterna, belakang lutut, kaki, betis dan anus.

Kesebelas, tanda-tanda klinis yang dapat terjadi, yaitu tanda hegar (mulut rahim lebih lunak), tanda chadwick (mulut rahim berwarna kebiruan), tanda piscaeseck (rahim membesar asimetri), tanda braxtonchicks (rahim mudah kontraksi bila dirangsang. Suhu basal tetap tinggi (37,2 hingga 37,8 derajat Celcius).

Kedua belas, HCG positif. Umumnya dapat diperiksa kadar HCG dalam darah. Pemeriksaan ini memang khas dan dapat membantu diagnosis kehamilan sedini mungkin. Namun harus diingat, tidak selamanya HCG urin atau darah positif menunjukkan wanita yang bersangkutan pasti hamil.

Tanda-tanda dan gejala yang disebutkan di atas, menurut laila Nuranna, adalah gejala hamil yang timbul dan bersifat tidak pasti. Untuk memastikan kehamilan maka harus diperoleh tanda-tanda lainnya, seperti :

Satu, dapat diraba bagian-bagian janin dan dirasakan gerak janin tersebut. Pada wanita yang baru mengalami pertama kali hamil akan terasakan sekali gerakan di dalam perut pada usia kehamilan 4,5 bulan atau atau 18 minggu, sedangkan pada wanita yang sudah pernah melahirkan akan terasakan gerak janin pada kehamilan empat bulan atau hamil 16 minggu.

Dua, bunyi jantung janin. Dengan alat doppler akan terdengar bunyi jantung janin pada usia kehamilan 12 minggu. Sedangkan dengan stetoskop laenec (alat untuk mendengarkan bunyi jantung janin dari kayu atau logam), bunyi jantung janin baru terdengar pada usia kehamilan 20 minggu.

Tiga, dengan sinar rontgen tampak kerangka janin pada usia 15 minggu. Tentu saja pemeriksaan dengan sinar rontgen ini tidak dianjurkan bila hanya bertujuan untuk mengetahui kehamilan, karena sinar rontgen khususnya pada kehamilan muda tidak aman. Empat, dengan ultrasonografi (scenning). Dengan alat ini akan dapat diketahui kantong janin, panjang janin dari sejak awal kehamilan. Penggunaan alat ini dinilai aman sekalipun pada kehamilan trisemester pertama.

Bagi wanita yang tengah hamil, Nuranna menganjurkan agar cepat-cepat berkonsultasi dengan dokter atau bidan jika tanda-tanda atau gejala-gejala kehamilan itu sudah terasakan. “Mulailah hidup dengan penuh perhitungan, jangan lupa mengikuti kaidah-kaidah hidup sehat. Karena Anda harus ingat bahwa Anda sudah mempunyai beban yang harus dihidupi di dalam tubuh Anda,

Tanda – tanda Dan Gejala Awal Kehamilan

Tanda dan gejala awal kehamilan : Hal-hal yang mungkin anda alami sebelum anda mulai perawatan prenatal.

Apakah anda hamil ? Bukti yang sesungguhnya dapat dilihat pada tes kehamilan. Tapi anda bisa menduga  atau berharap  bahwa anda hamil, bahkan sebelum anda terlambat menstruasi, bila anda mengalami satu atau lebih tanda Dan gejala kehamilan. Berikut adalah tanda-tanda yang dapat dilihat pada minggu-minggu pertama setelah anda mulai hamil.
Payudara atau putting yang nyeri, bengkak.

 Salah satu perubahan fisik yang dialami saat kehamilan adalah perubahan pada payudara. Payudara anda akan terasa berat, sakit atau nyeri bila dipegang. Atau bisa juga terasa lebih penuh Dan lebih berat. Pada dua minggu pertama setelah kehamilan dimulai, payudara anda mulai membesar Dan berubah sebagai persiapan untuk memproduksi susu. Penyebab utama dari perubahan ini adalah meningkatnya produksi hormon esterogen Dan progesteron. Perubahan pada payudara anda akan terlihat lebih jelas apabila anda baru pertama kali hamil.


Kelelahan yang sangat.

Banyak perempuan yang merasa kehabisan tenaga selama kehamilan, terutama pada masa-masa awal. Hal ini mungkin merupakan cara alami untuk membujuk para calon ibu untuk mengambil waktu lebih untuk tidur, dalam rangka persiapan untuk malam-malam dimana dia tidak bisa tidur di masa yang akan datang. Akan tetapi Ada juga alasan fisik untuk kelelahan ini.
Pada minggu-minggu pertama masa kehamilan, tubuh anda bekerja dengan sangat keras – memompa hormon Dan memproduksi lebih banyak darah untuk membawa nutrisi bagi janin anda. Untuk mengakomodasi meningkatnya aliran darah ini, jantung anda memompa lebih keras Dan lebih cepat. Ditambah, hormon progesteron yang merupakan depresan alami bagi sistem syaraf pusat, sehingga adanya hormon ini dalam jumlah yang banyak menyebabkan anda merasa mengantuk. Sebagai tambahahan, adanya kemungkinan hamil dapat menyebabkan timbulnya perasaan khawatir yang dapat menyerap energi anda
dan menyebabkan susah tidur.

Flek darah atau nyeri perut.

Ada yang mengalami flek atau sedikit pendarahan pada saat awal kehamilan, sekitar 10 atau 14 Hari setelah pembuahan. Dikenal sebagai pendarahan karena implantasi, yang terjadi bila sel telur yang telah dibuahi menempelkan dirinya pada dinding uterus. Pendarahan seperti ini biasanya terjadi lebih awal, lebih sedikit Dan warnanya lebih terang daripada darah yang biasa keluar pada saat haid, dan terjadinya hanya sebentar.

Ada juga yang mengalami nyeri atau kram perut pada awal-awal kehamilannya saat rahim mulai membesar. Rasa nyeri ini persis seperti rasa sakit pada saat haid.

Mual dengan atau tanpa muntah.

Mual pada pagi Hari adalah tanda-tanda klasik pada awal kehamilan. Kebanyakan rasa mual mulai terasa sekitar minggu keempat sampai kedelapan kehamilan, tapi muntah-muntah bisa dimulai pada dua minggu pertama setelah kehamilan.

Meskipun mual Dan muntah selama masa kehamilan biasa dikenal dengan nama morning sickness muntah di pagi Hari, akan tetapi pada kenyataannya bisa terjadi kapan saja. Kelihatannya hal ini terjadi karena peningkatan drastis kadar esterogen yang diproduksi oleh plasenta Dan janin. Hormon ini menyebabkan pengosongan usus berjalan lebih lambat, yang bisa jadi mengakibatkan terjadinya masalah ini. Ibu hamil juga dikenal lebih sensitif terhadap bau, sehingga berbagai macam bau – seperti bau masakan, kopi, parfum atau bau ASAP rokok  dapat memicu terjadinya rasa mual.

Tidak suka atau ingin makan satu makanan tertentu.

Memalingkan hidung anda dari suatu makanan tertentu biasanya merupakan tanda-tanda awal bahwa anda sedang hamil. Bahkan bau makanan tertentu bisa menyebabkan rasa mual di awal kehamilan. Satu studi mengatakan bahwa ibu hamil biasanya tidak suka pada bau kopi di minggu-minggu awal kehamilannya. Daging, produk yang mengandung susu Dan makanan berbumbu tajam adalah objek yang biasanya paling tidak disukai pada saat kehamilan.

Ngidam satu makanan tertentu juga biasa terjadi. Seperti juga gejala kehamilan yang lain, keinginan untuk makan makanan tertentu ini bisa diakibatkan oleh perubahan hormon. Ibu hamil biasanya mengalami perubahan selera makan, terutama pada semester pertama, saat akibat dari perubahan hormon masih sangat kuat.

Sering buang air kecil.

Banyak ibu hamil yang merasakan bahwa mereka jadi lebih sering pergi ke kamar kecil daripada biasanya. Pada trimester pertama kehamilan, hal ini disebabkan karena rahim yang membesar menekan ke arah kandung kemih anda.

Sakit kepala.



Bila anda hamil, anda mungkin akan terganggu dengan seringnya anda mengalami sakit kepala ringan. Pada masa awal kehamilan, sakit kepala mungkin disebabkan oleh meningkatnya sirkulasi darah yang disebabkan oleh adanya perubahan hormon.

Konstipasi.

Konstipasi atau susah buang air besar adalah salah indikator awal terjadinya kehamilan. Peningkatan jumlah hormon progesteron menyebabkan proses pencernaan berjalan lambat, sehingga makanan lebih lambat bisa masuk ke saluran pencernaan, yang bisa menyebabkan terjadinya konstipasi.

Perubahaan suasana hati.

Anda bukan jenis perempuan yang sensitif – jadi mengapa bisa menangis melihat iklan Hallmark? Membanjirnya jumlah hormon dalam tubuh anda di masa awal kehamilan bisa membuat anda luar biasa emosional Dan cengeng. Perubahan suasana hati ini, dari gembira menjadi sedih, juga biasa terjadi, terutama pada trimester pertama.

Merasa pusing dan melayang.

Merasa pusing dan melayang biasa terjadi pada ibu hamil. Sensasi ini biasanya adalah akibat dari perubahan sirkulasi saat pembuluh darah dalam tubuh anda membesar Dan tekanan darah anda menurun. Pada awal kehamilan, rasa pusing ini juga bisa disebabkan oleh rendahnya gula darah.

Suhu basal tubuh meningkat.


Suhu basal tubuh anda adalah temperatur yang diambil secara oral pada saat anda pertama kali bangun di pagi Hari. Temperatur ini akan sedikit meningkat setelah masa ovulasi Dan menetap pada level tersebut sampai anda mendapatkan haid berikutnya. Apabila anda sering mencatat suhu basal tubuh anda untuk menentukan kapan anda mengalami ovulasi, anda akan melihat bahwa peningkatan selama leibh dari dua minggu berarti anda mengalami kehamilan. Pada kenyataannya, suhu basal tubuh akan tetap tinggi selama masa kehamilan anda.

Apakah anda sungguh-sungguh hamil ?

Sayangnya tanda dan gejala awal di atas tidak hanya dikhususkan untuk menandakan adanya kehamilan. Ada beberapa yang buy antibiotics without prescription menandakan bahwa anda sedang sakit atau periode haid anda akan segera dimulai. Dan, sebaliknya, anda bisa saja hamil tanpa mengalami gejala-gejala seperti di atas.

Akan tetapi, alangkah baiknya bila anda melihat salah satu dari tanda-tanda yang ada pada daftar di atas, segera lakukan tes kehamilan di rumah, terutama bila anda tidak mencatat siklus haid anda atau bila siklus anda selalu bergeser jauh dari satu bulan ke bulan berikutnya. Juga jangan lupa untuk menjaga diri anda baik-baik. Siapa tahu anda benar-benar sedang berbadan dua.

Sering Buang Air Kecil ketika Hamil

Waktu hamil anakku, masalah seringnya buang air kecil cukup merepotkanku. Sungguh rasanya melelahkan harus bolak-balik kamar mandi. Perlu persediaan tissue yang banyak, dan kesabaran ekstra. Apalagi ketika dikantor, rasanya cukup melelahkan dengan segala kondisi fisik dan psikologis yang sedang dalam masa perubahan itu, waaaah…jangan sampe kesal dan keluar pikiran menyalahkan, gara-gara hamil nih jadi sering pipis….kalo terdengar si baby di dalam perut, bisa bahaya nanti!!
Gangguan sering bolak-balik kamar mandi untuk buang air kecil, terutama pada awal-awal kehamilan dan trimester ke tiga, adalah masalah yangi tidak dapat dihindarkan dan merupakan keadaan yang normal dialami oleh ibu hamil. Pada awal periode kehamilan, biasanya hal tersebut disebabkan membesarnya rahim, sehingga menekan dan menurunkan kapasitas kandung kemih. Padahal, pada saat hamil, bumil (ibu hamil) cenderung minum lebih banyak, sehingga ginjal pun akan lebih banyak memproduksi air seni. Kalo sudah begini, anda akan lebih sering buang air kecil sepanjang hari.

Gangguan sering buang air kecil akan berkurang seiring usia kehamilan memasuki trimester ke-2. Pada masa ini rahim membesar dan keluar dari rongga panggul untuk memasuki rongga perut. Artinya tekanan pada kandung kemih juga semaikin berkurang, sehingga frekuensi buang air kecil kembali normal.

Namun, pada trimester ke-3 kehamilan, frekuensi buang air kecil akan kembali meningkat, termasuk pada saat tertawa, batuk atau bersin. Keadaan ini disebut stress incontinence. Biasanya hal ini terjadi akibat tekanan yang amat besar dari janin, yang terus berkembang, pada kandung kemih bumil. Demikian pula menjelang persalinan. Karena bagian terbawah janin (kepala janin) yang masuk ke rongga panggul akan menekan kandung kemih lagi, maka kapasitas kandung kemih akan jauh berkurang.
Bisa dibayangkan repotnya harus bolak-balik ke kamar mandi dengan perut buncit yang berat ini.
Adapun yang dapat dilakukan bumil dalam kondisi seperti ini adalah:
Kurangi minum teh, kopi dan alkohol, karena senyawa kafein yang terkandung di dalamnya justru memicu keinginan untuk sering buang air kecil. Selain itu ketika hamil sebaiknya minuman tersebut dikurangi.Tidak minum selama 2-3 jam menjelang tidur malam, atau minum lebih banyak pada siang hari.

Buang air kecil sampai kandung kemih kosong. Caranya, selesai buang air kecil, berdirilah selama beberapa detik. Kemudian duduk kembali di atas toilet. Bersandarlah menghadap ke depan (meluruskan punggung), dan coba untuk buang air kecil lagi. Dengan duduk bersandar, kandung kemih akan tertekan sehingga dapat mengeluarkan air seni sampai tetes terakhir
Lakukan latihan untuk memperkuat otot-otot dasar panggul (latihan kegel)

Caranya, kerutkan otot-otot sekitar lubang vagina, saluran kemih dan anus (seperti ketika menahan kencing). Tahan selama beberapa saat, lalu lepaskan. Lakukan beberapa kali dalam sehari, terutama menjelang akhir masa kehamilan.
Gunakan pembalut tipis atau panty liner.

Pernah waktu itu saya merasakan sakit sekali ketika buang air kecil, sampai rasanya trauma untuk buang air kecil tapi tetap harus dikeluarkan toh? nah bila kondisinya frekuensi buang air kecil cukup sering disertai rasa sakit atau terjadi peradangan, segera periksakan ke dokter. Karena mungkin saja Anda mengalami infeksi pada kandung kemih (cystitis). Apabila infeksi yang terjadi, dokter akan segera mengobatinya. Infeksi yang tidak segera diobati dapat mengakibatkan infeksi pada ginjal, sehingga penyakit yag anda derita akan bertambah semakin berat, yang akan mengakibatkan keguguran atau bayi lahir dini (prematur)

Recent Posts